Hujan Deras, Sungai Kikim Pasang, Banjir dan longsor, Jembatan Gantung Roboh

Lahat-kabarretorika.com-Akibat hujan deras yang menguyur Kabupaten Lahat sejak pukul 21.00 Kamis (14/1) malam hingga Jumat (15/1) dinihari menyebabkan beberapa wilayah di Lahat mengalami banjir. Banjir ini juga terjadi di Desa Muara Tandi, Kecamatan Gumay Talang, Lahat.

Menurut keterangan beberapa warga setempat bahwa tengah malam Sungai Kikim pasang hingga banjir melanda pada pukul 04.00 subuh, Kamis (15/1) air masuk ke kebun-kebun mencapai 1,5 meter, sekitar 50 meter lebih lagi mencapai perkampungan, air baru menyurut sekitar pukul 10.00. Selain itu sungai yang mengalami pasang membawa batang pohon yang roboh dari hulu dan menghantam jembatan gantung Muara Tandi yang roboh, jelas Krismawati (54) warga Desa  Tanjung Karangan.

“Di seberang sungai ini ada kebun karet, sawah, kebun kopi, kebun sayur milik masyarakat, jelas kami tidak bisa ke sana kalo jembatan roboh,” kata Krismawati, kemarin.

Ruwili (42) warga Muara Tandi mengatakan bahwa papan pijakan jembatan sepanjang 92 meter ini, baru diperbaiki, justru salah satu pondasi dan tiang yang roboh.

“Kebun warga dan ladang yang ada milik warga 11 desa,” keluh Ruwili yang berharap jembatan segera diperbaiki.

Terpisah, Kepala BPBD Lahat Ismail Lukman SH melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Ahmad Albar mengatakan selain adanya banjir dan jembatan gantung yang roboh, di Kecamatan Pagar Gunung,  Desa Lesung Batu sawah 100 hektar yang baru ditanami terendam air, di Desa  Kupang jalan putus akibat longsor, juga di Desa Tanjung Agung, dan di Desa  Kuba, Kecamatan Pulau Pinang juga mengalami longsor.

“Kami sudah menurunkan personil ke lokasi, melihat kemungkinan yang bisa segera diatasi,” ungkapnya. (Agus K)