Oknum Camat Gadaikan Mobil Dinas

Lahat, Kabarretorika.com – Diduga membutuhkan uang cepat, ZL oknum Camat Pulau Pinang Kabupaten Lahat menggadaikan mobil dinas BG 10 E milik Pemerintah Kabupaten Lahat. Kini kasus tersebut sedang ditangani polisi, dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Lahat.  Informasi yang berhasil dihimpun, aksi menggadaikan barang milik negara tersebut dilakukan pada awal Februari lalu. ZL yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Pengolahan Pasar Kebersihan Pertamanan dan Keindahan Kota, dipromosikan menjadi Camat Pulau Pinang. Namun diduga karena sedang kepepet dan butuh uang, ia kemudian menggadaikan mobil Avanza BG 10 E yang ia pakai.

Kendaraan tersebut digadaikan kepada seseorang, yang tinggal di sebuah komplek militer di Kota Lahat. Ia menerima uang Rp 10 juta, dan dalam tempo waktu beberapa hari harus membayar Rp 15 juta. Namun karena uang tidak dibayar meski lewat batas waktu sudah ditentukan, peristiwa tersebut lalu dilaporkan ke Dinas Pasar dan diteruskan ke Polres Lahat.

Kapolres Lahat AKBP Wira Setya Tri Putra melalui Kasat Reskrim AKP Ahmad Akbar menjelaskan, pihaknya mendapat laporan dari pihak Dinas Pengolahan Pasar Kebersihan Pertamanan dan Keindahan Kota. Sebab mobil dinas Avanza BG 10 E, tidak kunjung kembali setelah Sekretaris yang lama promosi menjadi Camat.

Setelah dicari, kendaraan dinas milik negara tersebut ternyata sudah digadaikan ke seorang warga. Bahkan warga tersebut juga merasa kesal, karena belum juga ditebus padahal perjanjian hanya beberapa hari saja. Ia memberikan pinjaman gadai Rp 10 juta.

Polres Lahat kini masih menyelidiki, apakah perbuatan tersebut termasuk tindak pidana korupsi. Karena bila tidak ditebus, otomotis kendaraan tersebut menjadi milik orang lain dan merugikan negara. Kini mereka sudah menyita mobil berwarna silver tersebut, dan plat mobilnya sudah diganti menjadi hitam. ” Kami masih menunggu hasil audit dari BPKP. Tapi tindakan tersebut sudah melanggar, karena barang negara malah digadaikan,” ujar AKP Ahmad Akbar.

Ditanya bagaimana tindak lanjutnya, Ahmad Albar mengatakan, bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi kepada pihak inspektorat selaku instansi pemerintah Kabupaten Lahat.
“ Atas dasar permintaan sekretaris dinas pasar, mobilnya sudah kita amankan. Untuk selanjutnya, kita koordinasikan dulu dengan Sekda dan Inspektorat daerah”, tandas Albar, Selasa (17/2) kemarin.

Sementera ZL, yang masih nmenjabat sebagai Camat Pulau Pinang, saat dihubungi dua nomor ponselnya, tidak ada yang aktif. Sedangkan Kepala Dinas Pengolahan Pasar Kebersihan Pertamanan dan Keindahan Kota Hari Alkahfi, enggan berkomentar apa pun. Pihaknya menganjurkan agar menghubungi Sekretaris Dinas saja, karena sudah menyerahkan kepadanya semua urusan mengenai kendaraan tersebut. ( Tim)