Paripurna DPRD Lahat Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia

Lahat,kabarretorika.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Lahat melaksanakan Rapat Paripurna istimewa masa Persidangan ke-3 dalam rangka mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-71 tahun 2016. Paripurna Istimewa yang berlangsung di gedung DPRD Kabupaten Lahat, (17/8).

Dihadiri oleh Wakil Bupati Lahat Marwan Mansyur, SH MM,Ketua DPRD Lahat Herliansyah, SH.MH, Wakil Ketua 1 DPRD Lahat Suherman, Wakil Ketua II DPRD Lahat Farhan Berza, Kajati Lahat Helmi, SH, Ketua Pengadilan Negeri Lahat, Kamenag Lahat, H. Saidi, MZ, SH, Dandim 0405 Lahat,Kapolres Lahat AKBP Rantau Isnur Eka ,S.IK, Unsur SKPD, FKPD Kabupaten Lahat, seluruh anggota DPRD Lahat, unsure tripika,Lurah Sekabupaten Lahat, Anggota Legium Veteran, Kabupaten Lahat serta masyarakat lainnya.

dprd lahat 2Dalam sambutannya Ketua DPRD Lahat Herliansyah, SH, MH menyampaikan rasa syukurnya karna dapat melaksanakan paripurna istimewa dalam keadaan sehat.

“Puji syukur kepada Allah SWT Yang telah memberikan kepada kita semua nikmat kesehatan, kesempatan dan nikmat kemerdekaan sebagai bangsa Indonesia yang tidak terasa sudah memasuki usia ke-71 Tahun” kata Herliansyah

Lebih lanjut Herli menambahkan Momentum HUT RI Ke-71 pada tahun 2016 ini harus dapat dijadikan sebagai perekat persatuan dan kesatuan demi tegaknya Negara kesatuan Repuplik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-undang dasar 45, serta terwujutnya masyarakat adil dan makmur.

pidato kenegaraan presiden repu blik indonesia joko widodoDalam pidatonya Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan bahwa Sebagai anak bangsa Indonesia yang baik, sebaiknya kita mengetahui sejarah masa silam hal ini bertujuan supaya jiwa patriotisme kita tetap terjaga dan juga bisa menghargai semua jasa dari pahlawan yang telah membela NKRI dan gugur di medan perang. Akan tetapi, selain kita mengetahui sejarah perjuangan, kita pun sebaiknya meneruskan perjuangan para pahlawan dengan mengisi kemerdekaan ini dengan perbuatan yang baik dan mengharumkan bangsa dengan prestasi baik di dalam negeri maupun luar negeri. 

 “Saudara sebangsa dan setanah air, ketauhilah jika kemerdekaan NKRI ini semata-mata sebuah anugerah besar dari Allah Swt juga disertai dengan perjuangan dari para pahlawan bangsa yang rela mengorbankan harta, pikiran, sampai jiwa untuk kemerdekaan NKRI. Mereka pantang menyerah dengan slogan “Merdeka atau Mati”. Kemerdekaan Indonesia bukan sesuatu yang mudah, pasalnya demi NKRI merdeka ribuan jiwa melayang dan ribuan pahlawan gugur di medan perang,” kata Joko Widodo dalam Pidatonya. (ADV/agustoni)