Pencanangan Kampung KB di Desa Rindu Hati Lahat

Lahat,kabarretorika.com-Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel Ari Gunadi, meresmikan Desa Rindu Hati, Kecamatan Gumay Ulu, Lahat menjadi menjadi kampung keluarga berencana (KKB), (12/4), Ketua PKK Hj RR Kurnia Sismartianti menjadi Ikon KB IUD Sumsel. Menurut Ari Gunadi usaha kader KB, Binaan KB dan Penyuluh KB dari tinggkat desa hingga kabupaten berkumpul dalam pencanangan KKB yang didukung penuh  Bupati Lahat H Saifudin Aswari Rivai SE. “Tujuan pencanangan KKB di wilayah penduduk miskin, terpencil, padat penduduk, masyarakat tidak mampu, dan tidak memiliki akses kesehatan lebih banyak, sehingga terlayani,” tuturnya.

Sebelumnya dijelaskan Ari Gunadi bahwa sudah dicanangkan Presiden RI Joko Widodo pada 14 Januari lalu, disusul Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mencanangkannya di 18 Februari lalu, dan diharapkan bertahap terdapat 1 KKB di tingkat Kabupaten. “Tahun berikutnya bisa ada 1 KKB di tingkat kecamatan. Kerja ini dilakukan lintas sektoral, juga untuk meningkatlkan kualitas hidup masyarakat, menghidupkan Uppks usaha peningkatan pendapatan kel sejahtera,” terangnya panjang.

Ditembahkan, Camat Gumay Ulu Santoso, bahwa Desa Rindu Hati Gumay Ulu sebagai KKB sangat tepat sebab disitu tingkat pendidikan masyarakat masih rendah, pengetahuan, menikah di usia dini dan taraf hidup masyarakat yang masih kurang. “Kita jelas berharap desa ini bisa berkurang tingkat pernikahan usia dini, bisa meningkatkan pengetahuan masyarakat dan ibu rumah tangga juga bisa membantu taraf hidupnya,” katanya.

Sekda Nasrun Aswari berkomentar bahwa dari KKB dapat meningkatkan pembangunan terpadu sinergi antara masing-masing dinas lainnya. “Bimbingan dan fasilitas kesehatan dapat meningkatkan peserta KB. Lebih-lebih lagi dibutuhkan dukungan bapak-bapak untuk mengerti KB, sehingga tidak ibu saja disuruh ber-KB,” tegas Nasrun.

Pelayanan KB gratis kemarin mencapai 58 peserta Implan dan 1 IUD. “Banyak ketakutan ibu-ibu untuk menggunakan IUD, perlunya sosialisasi dan pembelajaran bahwa IUD aman bagi ibu-ibu juga peran serta aktif bapak-bapaknya,” kata RR Kurnia Sismartianti Aswari selaku Ikon KB IUD (red)