Sawah 7 Kecamatan Diterjang Banjir

Lahat,kabarretorika.com-Dari beberapa laporan yang masuk ke Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Lahat hingga kemarin (1/2) ada 7 kecamatan yang terkena dampak yakni Gumay Ulu, Pagar Gunung, Suka Merindu, Kikim Selatan, Kikim Barat, Kikim Tengah dan Jarai, jelas Kadis TPH Hafit Fadli. Akibat curah hujan yang cukup tinggi di beberapa tempat di Kabupaten Lahat, tepatnya di beberapa kecamatan yang ada menyebabkan bencana banjir dan longsornya irigasi desa.

“Bantuan benih sudah sebagian digelontorkan mencapai satu ton, bagi desa yang sawahnya terkena dampak,” ungkapnya.

Perhitungannya 1 hektar sawah membutuhkan 25 kg benih padi, sementara kebutuhannya bagi 35 hektar sawah yang rusak. Yakni Desa Tanjung Aur, dan Tinggi Hari di Kecamatan Gumay Ulu ada 18 hektar sawah yang dibantu benih padi, untuk Desa Lesung Batu dan Air Lingkar, Kecamatan Pagar Gunung ada 27 hektar.

“Warga yang melaporkan tidak hanya sawah saja namun ada irigasi yang rusak juga,” tuturnya.

Seperti di Desa Sukaraja, Kecamatan Sukamerindu, hal ini pihak Dinas TPH juga melaporkan pada Dinas terkait. Sementara di Kecamatan Kikim Selatan yakni Desa Nanjungan, Pagardin, Karang Caya, akibat air sungai yang meluap dan perpindahan daerah aliran sungai menyebabkan sawah mereka terendam dan tersapu.

Kecamatan Jarai yakni Desa Pelajaran, Kikim Barat yakni Desa Sukarami, dan Kikim Tengah yakni Desa Tanjung Aur. Namun belum seluruhnya sawah di desa-desa tersebut mendapat bantuan. “Setelah laporan, ada petugas menggecek di lapangan barulah mereka mendapatkan bantuan benih. Setelah ditanam kita juga melakukan pengawasan melalui laporan penyuluh dan petugas lapangan lainnya,” tegasnya.

Intinya pihaknya meminta tiap desa memberikan laporan supaya petugas segera ke lapangan mengeceknya. “Di Pandan Arang Kecamatan Kikim Selatan sawah kami tersapu oleh aliran air Sungai Pangi. Jadi warga nungguke nian bantuan tersebut,” ujar Aprianto (29) petani setempat.

Sementara laporan yang masuk ke DPRD Lahat menurut Wiwin Andaini SE salah satu anggota DPRD Lahat dari PKB, bahwa di Kecamatan Tanjung Sakti Pumu setidaknya 2 Desa menunggu bantuan perbaikan irigasi yakni Desa Genting dan Ujung Pulau. “Warga terpaksa bergotong royong memperbaiki irigasi yang rusak dengan membuat tanggul darurat. Sebab saat ini musim tanam sudah dimulai, aliran air ke sawah masing-masing warga tidak lancar kalau tidak segera diperbaiki. Semoga pihak terkait segera mengambil langkah yang tepat buat persawahan yang rusak,” tegas Wiwin. (Agus K)