Sekolah Yang Di Rehab di Banyuasin, Diduga Asal Jadi

Banyuasin, KR- Proyek Rehab Gedung SD Negeri 19 Rantau Bayur, kabupaten Banyuasin dinilai dikerjakan asal jadi dan patut diduga menjadi ajang korupsi. Demikian disampaikan oleh CT, masyarakat setempat, Kamis (14/12/2023).

“Proyek tersebut menelan biaya ratusan juta rupiah namun tidak banyak yang diganti, seperti lantai mengunakan papan kayu racuk, plafon hanya diperbaiki dan dipoles dengan cat, kaca jendela yang pecah tidak diganti, dinding ruangan yang retak dibiarkan begitu saja dan banyak lagi lain nya yang harus di perbaiki,” ujar CT.

Senada yang disampaikan oleh ketua komite sekolah Marhani (Cik Ayak) saat dibincangi awak media.

“Ya menurut saya rehab tersebut tidak sesuai dengan dana yang ada, selain itu saya sebagai komite tidak pernah dilibatkan atau diajak musyawarah terkait rehab tersebut,” ujar nya.

Informasi yang berhasil dihimpun dari LPSE Kabupaten Banyuasin proyek tersebut dikerjakan oleh CV. ANGGUN LESTARI Dengan HPS Rp. 199. 999.720,00 satuan kerja Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin.

Tim media ini sebelumnya sempat berkomunikasi dengan pihak yang mengaku tim pemenangan salah salah satu anggota DPRD Banyuasin inisial ES yang menjelaskan bahwa sejak anggota Dewan ES melalui aspirasinya baru ada bangunan di daerah mereka.

Sebelum berita ini diterbitkan, Pelaksana Proyek CV Anggun Lwstari, Ujang Najam Udin melalui telepon selulernya menghubungi awak media ini menyampaikan bahwa bangunan rehap gedung sekolah tersebut merupakan proyek miliknya, dan menurut dia bahwa pekerjaan tersebut sudah sesuai RAB.
Dia juga mengatakan saat di PHO, pihak dinas Pendidikan Banyuasin mengatakan bahwa pekerjaan yang ia lakukan sudah sesuai bahkan melebihi target yang ditentukan.

Demi keberimbagan pemberitaan ini awak media masih berusaha menghubungi dinas Pendidikan Banyuasin untuk dimintai tanggapan terkait hal tersebut.